Tahukah Anda? Setiap tahun, terdapat dana besar dari pemerintah untuk mendukung ekosistem akademik melalui Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Ini adalah kesempatan emas bagi dosen dan mahasiswa untuk berkolaborasi!
Dana hibah tersedia dari dua sumber utama, tergantung institusi Anda:
| Sumber Hibah | Institusi yang Relevan | Laman Pendaftaran |
| Kemdikbudristek | Kampus di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi | 🌐 SIMLITABMAS |
| Kemenag | Kampus di bawah Kementerian Agama | 🌐 LITAPDIMAS |
Berikut adalah tips terbukti one shot, anti ditolak reviewer, agar proposal penelitian dan PkM Anda lolos pendanaan hibah:
7 Kiat Krusial Agar Proposal Lolos Pendanaan Hibah
1. Penuhi Syarat Administrasi Dosen (Wajib Keras)
✅ Syarat Minimal: Dosen pengusul (terutama Ketua Tim) harus sudah memenuhi syarat administrasi, yaitu memiliki NIDN dan Jabatan Fungsional yang sesuai.
📌 Catatan Penting: Khusus Ketua Tim Pengusul, biasanya wajib memiliki Jabatan Fungsional minimal Asisten Ahli (AA), dan untuk skema hibah yang lebih besar, minimal Lektor.
2. Legitimasi Akun Daring
✅ Aksi: Pastikan Anda telah mendaftar dan akun LITABMAS (Kemdikbudristek) atau LITAPDIMAS (Kemenag) telah terverifikasi dan Anda telah memiliki Nomor ID Peneliti. Tanpa ID ini, Anda tidak bisa mengajukan proposal.
3. WAJIB Sesuai Klaster Topik & Panduan Teknis
✅ Fokus: Proposal penelitian atau PkM harus WAJIB menyesuaikan format klaster yang Anda pilih (misalnya: Riset Dasar, Riset Terapan, atau PkM Berbasis Komunitas).
Kunci Sukses: Baca Booklet/Petunjuk Teknis hibah tahun berjalan. Proposal harus menjawab tema atau call for proposal yang ditetapkan.
4. Tunjukkan Orisinalitas dan Kemanfaatan
✅ Isi Proposal: Naskah proposal harus menonjolkan keaslian (orisinalitas), kebaruan (novelty), dan kemanfaatan yang jelas bagi ilmu pengetahuan atau masyarakat. Metodologi penelitian dan prosedur kerja (untuk PkM) harus jelas, logis, dan terukur.
5. Jaga Integritas Ilmiah (Cek Plagiasi)
✅ Kualitas Teks: Proposal harus ditulis sesuai kaidah penulisan ilmiah dan harus lolos uji kemiripan (similarity). Targetnya, persentase similarity harus di bawah 20% (semakin kecil angkanya, semakin bagus dan anti dicurigai copy-paste).
6. RAB Harus Rinci, Logis, dan Realistis
✅ Anggaran: Bagian Lembar Rencana Anggaran Biaya (RAB) harus rinci (detail), logis, dan realistis. Setiap item pengeluaran harus terkait langsung dengan kegiatan yang diajukan dan dibenarkan secara ilmiah. Jangan ada pengeluaran fiktif atau yang tidak relevan.
7. Kelengkapan Berkas (Jangan Ada yang Tercecer)
✅ Final Check: Pastikan semua berkas ter-upload dengan baik dan tidak ada satu kekurangan pun. Kekurangan dokumen administratif sekecil apa pun sering menjadi alasan utama proposal digugurkan.
Jangan lupa share kiat-kiat emas ini kepada para peneliti dan akademisi lain! Mari optimalkan potensi riset dan PkM di kampus kita!
